Text
Strategi Pengembangan Agrowisata Embung Setumpeng Berbasis Agroedukasi Pertanian Organik Di Desa Gentungan Kecamatan Mojogedang Kabupaten Karanganyar
Agrowisata adalah objek wisata yang memiliki daya tarik seperti keunikan, keindahan, dan nilai yang berupa keanekaragaman kekayaan alam, budaya, dan hasil buatan manusia yang menjadi sasaran atau tujuan kunjungan wisatawan. Tujuan penelitian ini untuk Mengidentifikasi Faktor internal dan eksternal apa saja yang berpengaruh dan menganalisis strategi pengembangan di agrowisata embung setumpeng berbasis agroedukasi pertanian organik. Metode dasar penelitian metode deskriptif analisis, penentuan responden berdasarkan metode purposive sampling. Responden merupakan pengelola, mitra dan pengunjung. Pengumpulan data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis data menggunakan matriks IFE, matriks EFE dan matriks SWOT. Hasil analisis faktor internal (kekuatan) meliputi adanya acara budaya yang mengusung tema pertanian organik. Faktor internal (kelemahan) meliputi belum terintegrasinya teknologi pengairan di kebun edukasi. Faktor eksternal (peluang) meliputi adalah letak geografis wisata yang mendukung sebagai potensi wisata. Faktor eksternal (ancaman) meliputi pengunjung beralih ke wisata lain dan dan terdapat wisata lain yang lokasinya tidak jauh dari agrowisata embung setumpeng. Hasil analisis kondisi pengembangan Agrowisata Embung Setumpeng berada pada kuadran V dengan strategi jaga dan pertahankan. Total skor matriks IFE 2,50 dan total skor matriks EFE 2,77.
Tidak tersedia versi lain