Text
Analisis Pendapatan Usahatani Kopi Robusta (Coffea Canephora) Organik Di Kelompok Tani Winangsari Desa Surjo Kecamatan Bawang Kabupaten Batang
Kopi robusta adalah salah satu varietas kopi yang paling terkenal dan paling sering ditemukan, terutama di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis total biaya, penerimaan, pendapatan, dan kelayakan usahatani ditinjau dari R/C (Revenue cost ratio) pada usahatani kopi robusta organik di Kelompok Tani Winangsari Desa Surjo Kecamatan Bawang Kabupaten Batang pada tahun 2022. Metode yang digunakan penelitian ini adalah deskriptif. Pengambilan sampel responden menggunakan metode sensus. Responden merupakan petani kopi robusta organik sebanyak 40 orang yang dibagi menjadi 2 kelompok, kelompok I merupakan petani dengan penjualan produknya dalam bentuk kopi ceri dan kelompok II dalam bentuk green bean, roast bean, dan bubuk. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder melalui wawancara kepada responden petani, observasi, kuisioner, dan kajian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata total biaya yang dikeluarkan oleh kelompok I sebesar Rp 6.628.881/tahun dan kelompok II sebesar Rp 12.667.202/tahun. Rata-rata penerimaan kelompok I sebesar Rp 13.010.000/tahun dan kelompok II sebesar Rp 36.151.000 /tahun. Rata-rata pendapatan kelompok I sebesar Rp 6.381.120/tahun dan kelompok II sebesar Rp 23.483.799/tahun. R/C usahatani kopi robusta organik di Kelompok Tani Winangsari pada kelompok I sebesar 1,89 dan kelompok II sebesar 2,80.
Tidak tersedia versi lain