Text
Analisis Pendapatan Dan Luas Lahan Minimum Usaha Tani Tanaman Porang (Amorphophallus Oncophyllus) (Studi Kasus Di Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah)
Porang merupakan komoditas tanaman yang bisa menjadi peluang bisnis usaha yang cukup potensial saat ini karena harga yang cukup tinggi dan menjadi komoditi ekspor Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui biaya, penerimaan, pendapatan, luas lahan minimum usahatani petani porang Kabupaten Semarang apabila target pendapatan setara dengan UMK (Upah Minimum Kabupaten) semarang 2021 yaitu Rp.2.302.798,-/ bulan atau Rp.27.633.576,/tahun.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan deskriptif analisis.
Teknik penentuan sampel responden dilakukan dengan menggunakan metode sensus. Jumlah responden dalam penelian ini yaitu 6 orang dengan ratarata mempunyai lahan garapan 1.75 Ha. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis biaya, penerimaan, pendapatan, dan luas minimum. Hasil analisis menunjukan rata-rata panen porang 189.333 kg/musim, harga jual umbi porang sebesar Rp. 3000,-/kg, dengan total biaya Rp. 438.363.833,-/musim, rata-rata penerimaan Rp. 568.000.000,-/ musim, pendapatan yang diperoleh sebesar Rp.129.636.167,-/musim untuk lahan 1.75 Ha Atau Rp. 74.077.809,71,-/Ha. Luas minimum usahatani yang harus di usahakan untuk memenuhi nilai upah minimum (UMK) Kabupaten Semarang 2021 sebesar Rp.2.302.798/ bulan atau Rp.27.633.576,-/tahun adalah 3730,34 m
Tidak tersedia versi lain