Text
Analisis Risiko Produksi Dan Pendapatan Usaha Tani Kubis Organik (Brassica oleracea L.) Di Kelompok Tani Tranggulasi Desa Batur Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang
Kubis (Brassica oleracia L.) adalah salah satu komoditas sayuran unggulan yang banyak dibudidayakan oleh petani untuk meningkatkan pendapatan, tetapi produksi kubis berfluktuasi dan produktivitasnya masih jauh dibawah produktivitas optimal, sehingga mengindikasikan terdapat risiko dalam usaha tani kubis. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifiksi sumber risiko produksi dan pendapatan pada usaha tani kubis organik; (2) mengukur tingkat risiko produksi dan pendapatan usaha tani kubis organik; (3) menentukan prioritas risiko produksi dan pendapatan usaha tani kubis organik. Penelitan dilakukan di Kelompok Tani Tranggulasi Desa Batur Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang. Metode penentuan sampel menggunakan metode sensus dan seluruh populasi dijadikan sebagai sampel yaitu sebanyak 15 petani kubis. Metode analisis data menggunakan diagram fishbone, koefisien variasi, dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Hasil identifikasi sumber risiko usaha tani kubis didapatkan 8 sumber risiko produksi dan 3 sumber risiko pendapatan. Hasil analisis tingkat risiko produksi kubis tergolong rendah dengan nilai CV=0,32 dan risiko pendapatan tergolong rendah dengan CV=0,57. Hasil analisis prioritas risiko dengan FMEA ditemukan 3 sumber risiko produksi menjadi risiko prioritas yaitu curah hujan terlalu tinggi, serangan hama ulat daun, dan penyakit busuk lunak. Selain itu, 2 sumber risiko pendapatan menjadi risiko prioritas yaitu fluktuasi harga ouput dan fluktuasi hasil panen.
Tidak tersedia versi lain