Text
Strategi Pengembangan Eco-Agrowisata Buah Naga (Di Bukit Naga Jollong II Desa Sitiluhur Kecamatan Gembong Kabupaten Pati)
Sektor pariwisata mempunyai peluang yang relatif menjanjikan sebagai salah satu penghasil pertumbuhan ekonomi pariwisata. Agrowisata Jollong salah satu objek wisata di Kecamatan Gembong Kabupaten Pati. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kondisi internal dan eksternal untuk mengembangkan dan merekomendasikan strategi pengembangan Agrowisata Jollong. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode survei. Sampel yang digunakan dalam penelitian adalah 20 pengunjung Agrowisata Jollong, 3 orang perwakilan dari pengelola Agrowisata Jollong, 1 orang perwakilan dari Dinas Pariwisata Kabupaten Pati, 1 orang perwakilan dari PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) IX dan Kepala Desa Sitiluhur. Analisis data yang digunakan adalah matriks IFE, EFE, IE dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat enam faktor internal dan enam faktor eksternal yang mengarah ke strategi alternatif. Alternatif strategi yang dapat dilakukan dalam Agrowisata Bukit Naga Jollong yaitu memperbaiki fasilitas yang sudah ada, menambah spot foto yang baru dan menambah pilihan paket wisata yang dapat dinikmati pengunjung seperti pelatihan budidaya buah naga. Mengembangkan potensi dengan memaksimalkan lahan untuk menambah alternatif wisata salah satunya digunakan sebagai Kawasan outbound. Selain itu di dalam Kawasan wisata juga dapat ditambah fasilitas wisata seperti flying fox dan lain-lain. Memperluas pemasaran dengan cara memanfaatkan perkembangan teknologi informasi. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperbaiki sistem manajemen dan pelayanan guna menahan laju persaingan dan meningkatkan kualitas agrowisata untuk meningkatkan kepuasan pengunjung.
Tidak tersedia versi lain