e-Skripsi, Thesis, & Disertasi

UPT Perpustakaan Unwahas

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Pergeseran Sikap Filipina Terhadap Tiongkok Dari Konfrontatif Menjadi Kooperatif Dalam Isu Laut China Selatan
Penanda Bagikan

Text

Pergeseran Sikap Filipina Terhadap Tiongkok Dari Konfrontatif Menjadi Kooperatif Dalam Isu Laut China Selatan

Miftah Umi Salamah - Mahasiswa; Anna Yulia Hartati, S.IP., MA - Pembimbing I;

Konflik Laut China Selatan merupakan konflik terpanas di abad ke-21, dimana sebagaian besar anggota ASEAN termasuk didalamnya. Laut China Selatan memiliki potensi ekonomi, politik, dan pertahanan yang sangat besar, sehingga dapat memicu sengketa berdasarkan kepentingan berbagai negara di kawasan tersebut. Filipina sebagai salah satu negara yang memliki kepentingan di kawasan, telah melihat perubahan dalam arah kebijakan luar negerinya dalam menangani masalah tersebut. Presiden Rodrigo Duterte mengubah arah kebijakan luar negeri Filipina terhadap Tiongkok dari sebelumnya konfrontatif menjadi kooperatif. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor penyebab terjadinya pergeseran sikap Filipina terhadap Tiongkok dari konfrontatif menjadi kooperatif dalam isu laut China selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis adalah primer sekunder yang dapat diperoleh dari berbagai sumber literatur seperti buku, jurnal, artikel dan internet. Dalam penelitian ini penulis menggunakan teknik analisis data kualitatif yang menganalisa latar belakang, gambaran umum Laut China Selatan dan proses pergeseran sikap Filipina terhadap Tiongkok. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pergeseran sikap Filipina terhadap Tiongkok dari konfrontatif ke kooperatif dalam isu Laut China Selatan disebabkan oleh dua faktor yaitu, faktor internal berupa Non-Human Environment, Society, Human Environment dan Faktor Eksternal berupa Non-Human Environment, other Cultures, Other Societies dan Societies Organized.


Ketersediaan
#
Perpustakaan Pusat (Digital) 300
S00050S
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
300
Penerbit
: Universitas Wahid Hasyim., 2023
Deskripsi Fisik
88 hlm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
300
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Prodi Hubungan Internasional
Fakultas ISIP
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

File Karya Ilmiah
  • Pergeseran Sikap Filipina Terhadap Tiongkok Dari Konfrontatif Menjadi Kooperatif Dalam Isu Laut China Selatan
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

e-Skripsi, Thesis, & Disertasi
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Opening Hours
Monday - Saturday :
Open : 08.00 AM
Close : 19.00 PM

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Modified by Perpus UWH
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Fakultas Teknik
  • Fakultas Hukum
  • Fakultas Agama Islam
  • Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
  • Fakultas Pertanian
  • Fakultas Kedokteran
  • Fakultas Farmasi
  • Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan
  • Fakultas Ekonomi
  • Pascasarjana
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?