Text
Pergerakan Non Player Character (NPC) Pada Game “Lost Shavings” Menggunakan Metode Finite State Machine (FSM)
Bermain game biasanya dengan komputer atau console dan cukup rumit jika ingin dimainkan. Dengan kemajuan teknologi perangkat mobile atau smartphone sekarang dapat mejanjalankan game yang sederhana sampai memiliki fitur dan tampilan yang tidak kalah dengan game yang ada di komputer dan console. Pembuatan game umumnya menggunakan artificial Intelligence yang diterapkan pada karekter game yaitu Non Player Character (NPC). salah satu penerapan AI di game untuk pengambilan keputusan yaitu dengan metode Finite State Machine (FSM) adalah sebuah metodologi perancangan sistem kontrol yang menggambarkan tingkah laku atau prinsip kerja sistem dengan menggunakan tiga yaitu state (keadaan), event (kejadian), dan action (aksi). Dengan perkembangan teknologi yang sangat cepat juga memberikan dampak yang kurang baik bagi generasi muda karna terlalu fokus dengna gadgetnya dan perlahan mulai lupa tentang sejarah, salah satunya sejarah tentang Masjid Agung Demak yang memiliki cerita unik dibalik berdirinya Masjid tersebut salah satunya cerita tentang pembuatan tiang yang disambung dengan "tatal" serpihan kayu atau pecehan kayu. Dengan uraian tersebut penulis mengembangkan game2D yang berjudul 'Lost Shavings'. Game 'Lost Shavings' ini bercerita tantang pembalahan dendam kepada pasukan monster yang menambil tatal yang anggap sakral di desanya. Game ini terinspirasi dari kisah berdirinya Masjid Agung Demak yang memiliki 4 Soko Guru yang salah satu tiang atau Soko Guru yang unik yang dibuat oleh Kanjeng Sunan Kalijaga yang disebut Soko Tatal. Dengan pembuatan game 'Lost Shavings' diharapkan memberi dapak yang baik agar generasi muda mau mengenang dan mengenal kembali sejarah yang mulai dilupakan.
Tidak tersedia versi lain