Text
Analisis Risiko Produksi Dan Pendapatan Usaha Tani Kubis (Brassica Oleracea L.) Di Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang
Kubis merupakan salah satu komoditas tanaman holtikultura yang banyak dibudidayakan oleh petani di Kecamatan Sumowono. Petani belum mampu mengoptimalkan produksi dan pendapatan, serta masih menghadapi kendala lapangan yang berpotensi menimbulkan risiko. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat risiko yang dihadapi petani dalam usahatani kubis baik dalam proses produksi maupun pendapatannya. Jumlah sampel sebanyak 30 responden yang dipilih secara Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya Rp. 3.530.642, rata-rata penerimaan Rp. 8.358.333, sedangkan rata-rata produksi kubis sebesar 3.417 Kg dengan rata-rata luas lahan 1.848,26 m 2 menghasilkan pendapatan sebesar Rp 5.863.932 per periode tanam (3 bulan). Nilai koefisien variasi dari hasil analisis risiko produksi adalah CV 0,020, dengan batas bawah 3.277,22. Nilai koevisien variasi analisis risiko pendapatan adalah CV 0.025 dengan batas bawah 4.448.396,69. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa usahatani kubis di Kecamatan Sumowono memiliki nilai koefisien variasi (CV) < 0,5, sehingga dapat dinyatakan bahwa tingkat risiko produksi maupun pendapatan tergolong rendah
Tidak tersedia versi lain