Text
Strategi Pemasaran Buah Jeruk Siam Madu (Citrus Nobilis) (Studi Kasus Di Desa Tempaling Kecamatan Pamotan Kabupaten Rembang)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor internal dan faktor eksternal yang mempengaruhi pemasaran buah jeruk siam madu serta untuk mengetahui strategi pemasaran yang tepat. Penelitian ini dilakukan di Desa Tempaling Kecamatan Pamotan Kabupaten Rembang. Teknik penentuan sampel responden dilakukan dengan cara metode Snowball sampling. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah matriks IFE, EFE, matriks IE, SWOT, dan QSPM. Hasil penelitian faktor internal bahwa kekuatan dari usaha adalah ketersediaan buah jeruk mencukupi, kualitas produk telah diakui, lokasi kebun strategis, harga jeruk siam madu yang terjangkau. Kelemahannya adalah manajemen kurang efektif dan efisien, alat produksi kurang memadai, kontinuitas produk, promosi kurang maksimal, kurangnya kualitas SDM, jeruk tidak tahan lama. Faktor eksternal yang ada pada peluang adalah interaksi konsumen yang baik, jasa layanan pesan antar, perkembangan teknologi informasi. Ancamannya adalah banyaknya pesaing industri sejenis, harga produk pesaing, daya tawar pembeli meningkat, ancaman hama, penyakit, dan cuaca. Strategi yang tepat dalam pemasaran buah jeruk siam madu ini adalah ST (Strengths-Threats) yaitu menggunakan kekuatan untuk meminimalkan ancaman yang ada dengan meningkatkan produk yang berkualitas agar mampu bersaing dengan industri sejenis dimana pelaku usaha harus terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk secara berkelanjutan, baik dari sisi produksi, pemasaran, maupun layanan pelanggan.
Tidak tersedia versi lain