Text
Saluran Dan Margin Pemasaran Susu Kambing Perah Di Nio Farm Kecamatan Pedurungan Kota Semarang
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran, margin pemasaran, serta tingkat efisiensi pemasaran susu kambing perah di Nio Farm, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang. Penelitian dilakukan dengan metode survei menggunakan data primer dari produsen, pengecer, dan konsumen, serta dianalisis melalui pendekatan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga pola saluran pemasaran, yaitu: (1) saluran konvensional tingkat nol, yaitu penjualan langsung produsen kepada konsumen, (2) saluran konvensional tingkat satu, yaitu produsen menjual kepada pengecer kemudian ke konsumen, dan (3) saluran non-konvensional tingkat nol, yaitu pemasaran melalui platform Shopee. Margin pemasaran terendah terdapat pada saluran konvensional nol sebesar Rp0/ml (0%), sedangkan margin tertinggi pada saluran konvensional satu melalui toko Arya Jaya mencapai Rp6.000/ml (40%). Adapun margin pada saluran non-konvensional nol sebesar Rp3.950/ml (27%). Tingkat efisiensi pemasaran yang paling tinggi terdapat pada saluran konvensional nol dengan persentase 0%, karena tidak ada perantara dan harga yang diterima produsen sama dengan harga yang dibayar konsumen. Dengan demikian, pemasaran langsung produsen ke konsumen merupakan saluran paling efisien, meskipun saluran lain tetap berperan penting dalam memperluas jangkauan pasar.
Tidak tersedia versi lain