Text
Analisis Pendapatan Dan Peran Tenaga Kerja Wanita Usahatani Kentang (Solanum Tuberosum) (Studi Kasus Di Desa Jengkol Kecamatan Garung Kabupaten Wonosobo)
Desa Jengkol di Kecamatan Garung merupakan wilayah sentra kentang di Kabupaten Wonosobo dengan keterlibatan tenaga kerja wanita yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan usahatani kentang dan menganalisis peran tenaga kerja wanita dalam pertanian kentang. Metode yang digunakan adalah deskriptif analisis dengan pendekatan survey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas petani berada pada usia 31–50 tahun dengan tingkat pendidikan SMP dan SMA, serta memiliki pengalaman bertani 11–20 tahun. Rata-rata penerimaan petani per musim tanam sebesar Rp33.988.688, dengan total biaya produksi Rp11.741.193, sehingga diperoleh pendapatan bersih rata-rata Rp22.247.495 per musim tanam. Pendapatan dipengaruhi oleh luas lahan dan hasil produksi. Tenaga kerja wanita berperan dalam pembibitan, penanaman, perawatan, dan panen, dengan rata-rata hari kerja sebanyak 16,7 hari per musim tanam. Dari segi curahan waktu kerja operasional, sumbangsih fisik tenaga kerja wanita mencapai 62,01% (kategori tinggi). Hasil ini menunjukkan bahwa beban kerja operasional secara fisik didominasi oleh perempuan , sehingga perlunya peningkatan pemberdayaan perempuan dalam sektor pertanian guna mendukung kesejahteraan keluarga petani
Tidak tersedia versi lain