Text
Analisis Kelayakan Usahatani Produksi Jagung Hibrida (Zea Mays L) Di Kelompok Tani Harapan Makmur Kecamatan Tembalang Kota Semarang
Desa Sambung di Kecamatan Tembalang merupakan wilayah yang bisa memajukan di bidang pertanian. KT Harapan Makmur ini sudah berdiri sejak tahun 2011 dan memiliki anggota aktif sebanyak 24 orang. Setiap petani memiliki ratarata luas lahan 2.994 hektar sehingga petani yang ada di KT Harapan Makmur dapat dikategorikan sebagai petani kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui total biaya usaha tani dan mengetahui BEP harga dan BEP unit dan menganalisis kelayakan usaha tani atau R/C dalam kelompok tani Harapan Makmur. Metode yang digunakan adalah deskriptif analisis dengan pendekatan survey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas petani berada pada usia 51–60 tahun dengan tingkat pendidikan SD, serta memiliki pengalaman bertani 31–40 tahun. Rata-rata penerimaan petani per musim tanam sebesar Rp.14.058.529’-, dengan total produksi 2.991,176 kg dengan harga jual 4.700/kg, sehingga diperoleh pendapatan bersih rata-rata Rp.12.634.456’-. Pendapatan dipengaruhi oleh luas lahan dan hasil produksi. Biaya Total dengan rata-rata Rp.1.424.074’- dan rata- rata BEP unit 302,994kg sedangkan rata-rata BEP harga sebesar Rp. 894,826/kg. Nilai R/C usaha produksi jagung hibrida di Kelompok Tani Harapan Makmur memiliki nilai sebesar 8,274 hasil ini menunjukkan bahwa lebih besar 1 dan usaha tani budidaya jagung layak untuk diusahakan.
Tidak tersedia versi lain