Text
Analisis Usahatani Padi ( Oryza Sativa L. ) Penggunaan Pupuk Kotoran Kambing Di Desa Tambaharjo Kecamatan Tambakromo Kabupaten Pati
Pertanian berkelanjutan melalui pemanfaatan limbah ternak menjadi
alternatif penting dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi usahatani padi. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis besarnya biaya, penerimaan, dan pendapatan usahatani padi yang menggunakan pupuk kandang kotoran kambing; (2) Menganalisis kelayakan usahatani berdasarkan nilai R/C Ratio; dan (3) Mengetahui dampak sosial dan lingkungan dari penerapan usahatani tersebut. Penelitian dilakukan di Desa Tambakharjo, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata total biaya produksi yang dikeluarkan petani dalam satu kali musim tanam adalah sebesar Rp 4.421.522, dengan rata-rata penerimaan sebesar Rp 8.299.070. Dengan demikian, rata-rata pendapatan bersih yang diterima petani adalah sebesar Rp 3.877.548 per musim tanam. Berdasarkan analisis kelayakan, usahatani padi berbasis kotoran kambing ini dinyatakan layak dan menguntungkan dengan nilai R/C Ratio sebesar 1,87, yang artinya setiap Rp 1,00 biaya yang dikeluarkan menghasilkan penerimaan sebesar Rp 1,87. Dari aspek sosial dan lingkungan, penggunaan pupuk kandang kotoran kambing memberikan dampak positif berupa penyerapan tenaga kerja yang tinggi (padat karya), terciptanya integrasi antara tanaman dan ternak, serta perbaikan kualitas struktur tanah melalui daur ulang hara limbah ternak yang mengurangi pencemaran lingkungan.
Tidak tersedia versi lain