Text
Strategi Pemasaran Tempe Skala Industri Rumah Tangga (Studi Kasus: Rumah Pak Supardi Dusun Pencol Kelurahan Waru Kecamatan Purwodadi Kabupaten Grobogan)
Fokus pembangunan sektor ekonomi dirasa perlu diberikan pada subsektor industri kecil dan yang memiliki potensi dan peranan penting. Salah satunya usaha tempe skala industri rumah tangga yang bisa dijadikan lahan bisnis untuk pembangunan sektor ekonomi pada subsektor industri kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor internal dan eksternal usaha tempe skala industri rumah tangga serta mengetahui bagaimana alternatif strategi yang tepat untuk pengembangan usaha tersebut. Penelitian ini menggunakan data primer yang didapatkan dari observasi dan wawancara responden. Metode penelitian metode deskriptif. Metode pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling,Snowball Sampling dan Axidental Sampling dengan jumlah responden 20 orang. Metode analisis menggunakan SWOT. Hasil penelitian menunjukan faktor internal pada kekuatan yang perlu dipertahankan adalah kualitas tempe dan pelayanan yang baik dengan bobot rating 0,53 dan 0,4, untuk kelemahan terbesar yang perlu ditekan adalah teknologi peralatan yang sederhana dan kesulitan mendapatkan modal dengan bobot rating 0,13. Sementara faktor eksternal pada peluang yang perlu direbut adalah konsumen tetap dan kerjasama mitra dengan bobot rating 0,8 dan 0,4, untuk ancaman terbesar yang perlu ditekan adalah penurunan selera konsumen masing-masing dengan bobot rating 0,2 dan 0,4.Alternatif strategi yang paling tepat dengan skor tertinggi adalah pelayanan yang baik dan menjaga kualitas, strategi S-O dengan skor 1,73.
Tidak tersedia versi lain