Text
Perancangan Pabrik Paraxylene Dengan Proses Selectivity Disroporsionasi Toliene Kapasitas 350.000 TON/TAHUN
Berdasarkan RIPIN pada Industri Petrokimia Hulu tahun 2024 – 2035 yang
paling berpengaruh terhadap industri kimia di Indonesia adalah P- Xylene.
Paraxylene dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan purified terephtalic acid
(PTA). Pabrik ini direncanakan didirikan pada tahun 2025 dan beroperasi di tahun
2030 di Kendal, Jawa Tengah dengan kapasitas sebesar 350.00 ton/tahun. Jumlah
karyawan yang dipekerjakan dipabrik sebanyak 156 orang. Pembuatan paraxylene
menggunakan bahan baku toluene dengan kemurnian 97% berat dan bahan
pembantu Hidrogen serta katalis Zeolit ZSM-05. Proses pembentukan paraxylene
dilakukan didalam reaktor fixed bed multitube pada suhu 450 – 470°C dan tekanan
30 atm dengan kondisi isothermal non adiabatic. Kemurnian paraxylene yang
dihasilkan sebesar 99,50 %. Dari hasil perhitungan ekonomi, pabrik paraxylene
dengan kapasitas 350.00 ton/tahun memiliki profit on sales (POS) sebesar 33,34%
dan untuk Return of Investment (ROI) setelah pajak sebesar 39,52%. Semakin besar
nilai POS dan ROI maka pabrik yang dibangun akan semakin menguntungkan.
Apabila ditinjau dari nilai POT (Pay Out Time), pabrik tersebut akan balik modal
selama 4 tahun 1 bulan. Untuk nilai BEP (Break Event Point) sebesar 21,79% yang
menandakan pabrik harus memiliki tingkat produksi melebihi nilai BEP agar
memperoleh keuntungan. Nilai SDP menunjukkan kondisi dimana pabrik harus
berhenti ketika produksi kurang dari 13,95%.
Kata kunci : Disprporsionasi Toluene; Hidrogen; Paraxylene; Reaktor fixed bed
multitube; Zeolit ZSM – 05;
Tidak tersedia versi lain