e-Skripsi, Thesis, & Disertasi

UPT Perpustakaan Unwahas

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Perancangan Pabrik Paraxylene Dengan Proses Selectivity Disroporsionasi Toliene Kapasitas 350.000 TON/TAHUN
Penanda Bagikan

Text

Perancangan Pabrik Paraxylene Dengan Proses Selectivity Disroporsionasi Toliene Kapasitas 350.000 TON/TAHUN

Imam Sahrul Arifin - Mahasiswa; Dr. Indah Riwayati, ST., MT - Pembimbing I; Prof. Dr. Ir. Rita Dwi Ratnani, ST. M.Eng., IPM - Pembimbing II;

Berdasarkan RIPIN pada Industri Petrokimia Hulu tahun 2024 – 2035 yang
paling berpengaruh terhadap industri kimia di Indonesia adalah P- Xylene.
Paraxylene dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan purified terephtalic acid
(PTA). Pabrik ini direncanakan didirikan pada tahun 2025 dan beroperasi di tahun
2030 di Kendal, Jawa Tengah dengan kapasitas sebesar 350.00 ton/tahun. Jumlah
karyawan yang dipekerjakan dipabrik sebanyak 156 orang. Pembuatan paraxylene
menggunakan bahan baku toluene dengan kemurnian 97% berat dan bahan
pembantu Hidrogen serta katalis Zeolit ZSM-05. Proses pembentukan paraxylene
dilakukan didalam reaktor fixed bed multitube pada suhu 450 – 470°C dan tekanan
30 atm dengan kondisi isothermal non adiabatic. Kemurnian paraxylene yang
dihasilkan sebesar 99,50 %. Dari hasil perhitungan ekonomi, pabrik paraxylene
dengan kapasitas 350.00 ton/tahun memiliki profit on sales (POS) sebesar 33,34%
dan untuk Return of Investment (ROI) setelah pajak sebesar 39,52%. Semakin besar
nilai POS dan ROI maka pabrik yang dibangun akan semakin menguntungkan.
Apabila ditinjau dari nilai POT (Pay Out Time), pabrik tersebut akan balik modal
selama 4 tahun 1 bulan. Untuk nilai BEP (Break Event Point) sebesar 21,79% yang
menandakan pabrik harus memiliki tingkat produksi melebihi nilai BEP agar
memperoleh keuntungan. Nilai SDP menunjukkan kondisi dimana pabrik harus
berhenti ketika produksi kurang dari 13,95%.
Kata kunci : Disprporsionasi Toluene; Hidrogen; Paraxylene; Reaktor fixed bed
multitube; Zeolit ZSM – 05;


Ketersediaan
#
Perpustakaan Fakultas Teknik 000
FTK00001
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Digital & Cetak
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
000
Penerbit
: ., 2026
Deskripsi Fisik
385hlm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
19103021019
Klasifikasi
000
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Fakultas Teknik
Prodi Teknik Kimia
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

File Karya Ilmiah
  • Perancangan Pabrik Paraxylene Dengan Proses Selectivity Disroporsionasi Toliene Kapasitas 350.000 TON/TAHUN
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

e-Skripsi, Thesis, & Disertasi
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Opening Hours
Monday - Saturday :
Open : 08.00 AM
Close : 19.00 PM

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Modified by Perpus UWH
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Fakultas Teknik
  • Fakultas Hukum
  • Fakultas Agama Islam
  • Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
  • Fakultas Pertanian
  • Fakultas Kedokteran
  • Fakultas Farmasi
  • Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan
  • Fakultas Ekonomi
  • Pascasarjana
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?