Text
Analisis Inklusi Keuangan Paylater Berbasis Fintech Menggunakan Technology Acceptance Model (Tam) Dengan Literasi Keuangan Sebagai Variabel Moderasi (Studi Empiris Di Wilayah Kota Semarang)
Perkmbangan teknologi salah satunya di bidang keuangan atau disebut financial
technology kini sudah masuk di dalam kehidupan masyarakat salah satu
diantaranya yaitu paylater. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis
inklusi keuangan pengguna paylater berbasis fintech menggunakan technology
acceptance model (TAM) dengan literasi keuangan sebagai variabel moderasi
generasi milenial di Kota Semarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian
kuantitatif yang bersifat kausal. Data yang digunakan adalah data primer yang
didapat dari kuesioner yang disebarkan kepada pengguna layanan paylater yang
berdomisili di Kota Semarang melalui media elektronik (google form). Metode
pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling method dengan
responden generasi milenial di Kota Semarang sebanyak 200 orang. Data dalam
penelitian ini diolah dengan bantuan software Smart Partial Least Square 4.0
menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM-PLS). Hasil penelitian
ini menunjukkan bahwa persepsi kemudahan dan persepsi manfaat berpengaruh
positif dan signifikan terhadap inklusi keuangan pengguna paylater generasi
milenial Kota Semarang. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa literasi
keuangan dapat memoderasi hubungan antara persepsi kemudahan dan persepsi
manfaat terhadap inklusi keuangan pengguna paylater generasi milenial Kota
Semarang.
Tidak tersedia versi lain