Text
Analisis Pengaruh Penggunaan Zat Pengikat Karbon Terhadap Kualitas Pembuatan Briket Arang Dari Bonggol Jagung
Penelitian ini di lakukan untuk mengidentifikasi jenis bahan yang paling
cocok untuk membuat briket dari bonggol jagong dengan mempertimbangkan
faktor-faktor seperti densitas, kandungan air, kandungan abu, dan besarnya energi
kalor, kecepatan pembakaran dan persentase kehancuran, sehingga menghasilkan
kualitas briket yang memenuhi standar SNI No.1/6235/2000, ASTM B 311-93 untuk
uji densitas, dan ASTM D440-86-2002 untuk persentase kehancuran. Geometri,
densitas, kandungan air, kandungan abu, dan energi kalor, laju pembakaran, dan
persentase kehancuran adalah semua parameter yang diuji. Dari pengujian sampel
yang telah dilakukan dalam penelitian ini, nilai densitas paling tinggi diperoleh
dari jenis perekat tepung kanji sebesar 0,97 g/cm3 dan yang paling rendah
diperoleh dari jenis perekat tepung jagung sebesar 0,53g/cm3, kadar air paling
tinggi diperoleh pada jenis perekat tepung kanji dengan rata-rata 11,01% disetiap
perlakukan tekanan sedangkan kadar air paling rendah diperoleh pada jenis
perekat tepung jagung sebesar 6,6 %, Nilai kadar abu paling rendah diperoleh dari
jenis perekat tepung kanji sebesar 7,61% dan yang paling tinggi diperoleh dari
jenis perekat tepung jagung sebesar 10,04%. Energi panas pembakaran briket
tertinggi di peroleh dari briket perekat tepung jagung sebesar rata-rata 4026,4
Cal/g disemua perlakuan tekan sedangkan energi panas pembakaran briket
terendah di peroleh dari briket perekat tepung kanji sebesar rata-rata 3152,8 Cal/g.
Dari hasil pengujian di dapatkan rata-rata lama briket terbakar berkisar dari
70,88 – 81,29 menit dengan laju pembakaran terkecil 0,083 gr/menit pada jenis
perekat tepung jagung. Nilai indeks kehancuran tertinggi adalah briket dengan
jenis perekat tepung beras dengan nilai persentase 11,93 %.
Hasil penelitian menunjukan bahwa variasi jenis bahan perekat yang
digunakan memberikan pengaruh terhadap kandungan air, kandungan abu,
ketahanan, kerapatan, kecepatan pembakaran, serta energi kalor pada briket
bonggol jagung. Perbedaan jenis perekat tersebut menghasikan karakter kualitas
briket yang beragam. Hal ini di sebabkan oleh adanya perbedaan kandungan
mineral alami pada setiap bahan perekat. dimana masing-masing memiliki
komposisi amilosa-amilopektin, lignin, dan pati yang berbeda.
Kata Kunci : Geometri, Densitas, Kadar Air, Nilai kalor, Kecepatan pembakaran
Tidak tersedia versi lain