Text
Karakterisasi Sifat Mekanik dan Mikrostruktur Komposit Aluminium–SiC–Mg yang Diproduksi dengan Metode Stir Casting pada Variasi Suhu Tuang”
Perkembangan teknologi dan industri manufaktur yang semakin pesat menuntut
penggunaan material yang memiliki kinerja tinggi, efisiensi berat, serta ketahanan
yang baik terhadap berbagai kondisi operasi Salah satu material yang banyak
dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan tersebut adalah aluminium Meskipun
telah banyak dilakukan penelitian tentang komposit Al–SiC–Mg, penelitian yang
menguji pengaruh variasi suhu pengecoran 700°C, 750°C, dan 800°C dengan
komposisi SiC 4 gram dan Mg 2 gram masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh variasi suhu pengecoran tersebut terhadap densitas,
kekerasan, kekuatan tarik, serta karakteristik mikrostruktur komposit. Sampel
komposit dibuat menggunakan metode stir casting, di mana partikel SiC (4 g) dan
Mg (2 g) dicampurkan ke dalam aluminium cair sebelum pengecoran pada suhu
yang ditentukan, untuk memastikan distribusi partikel yang seragam. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa suhu pengecoran 750°C menghasilkan sifat
mekanik terbaik, dengan densitas, kekerasan, dan kekuatan tarik tertinggi, distribusi
partikel SiC yang homogen, serta tingkat porositas yang rendah. Analisis
mikrostruktur mengungkapkan penyebaran partikel yang merata pada suhu ini,
mengurangi cacat internal. Temuan ini menegaskan pentingnya pengendalian suhu
pengecoran untuk mengoptimalkan sifat mekanik dan mikrostruktur komposit.
Dengan demikian, metode stir casting terbukti efektif untuk produksi komposit Al–
SiC–Mg dengan suhu tuang optimal 750°C. Penelitian lanjutan disarankan untuk
analisis kelelahan dan ketahanan korosi komposit ini.
Kata kunci ; Almunium ,composit ,sic
Tidak tersedia versi lain