Text
Profil Aktivitas Antioksidan dan Kadar Fenolik Total pada Berbagai Varian Ekstrak Kulit Buah Markisa dengan Metode Cuprac
Paparan radikal bebas dapat menyebabkan kerusakan biomolekul seperti
protein, DNA, karbohidrat, dan lipid sehingga mengganggu fungsi sel. Antioksidan
berperan dalam menetralkan radikal bebas, salah satunya berasal dari kulit buah
markisa (Passiflora spp.) yang kaya senyawa fenolik. Kandungan fenolik total dan
aktivitas antioksidan diketahui bervariasi antar varian. Penelitian ini bertujuan
untuk mengevaluasi aktivitas antioksidan dan kadar fenolik total dari berbagai
varian kulit buah markisa.
Ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol
96%. Aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode CUPRAC dengan kuersetin
sebagai pembanding, sedangkan kadar fenolik total ditetapkan menggunakan
metode Folin–Ciocalteu dengan asam galat sebagai standar. Pengukuran absorbansi
dilakukan menggunakan spektrofotometer UV–Vis. Data dianalisis untuk
memperoleh nilai IC₅₀ dan kadar fenolik total, serta diuji secara statistik.
Hasil penelitian menunjukkan nilai IC₅₀ kulit markisa kuning, konyal, dan
ungu masing-masing sebesar 74,27; 94,60; dan 49,23. Kadar fenolik total berturutturut sebesar 43,24; 73,10; dan 104,66 mg EAG/gram ekstrak. Uji statistik
menunjukkan perbedaan yang signifikan (p < 0,05) antar varian, dengan kulit buah
markisa ungu memiliki aktivitas antioksidan dan kadar fenolik total tertinggi.
Kata kunci: Varian_Buah_ Markisa, antioksidan, IC50, CUPRAC, Fenolik Total.
Tidak tersedia versi lain