Text
Analisis Faktor Risiko Diare Akibat Kemoterapi Regimen Folfox- 4 Di RSUP Dr. Kariadi Semarang
Kanker kolorektal merupakan kanker yang berada diusus besar yang masuk
dalam kategori tingkat keganasan yang tinggi didunia, Prevalensi kanker usus besar
di Indonesia pada tahun 2020 ada 34.189 kasus atau sekitar 8,6 persen dari total
kasus kanker. Kemoterapi regimen FOLFOX-4 sebagai lini terapi pertama yang
dapat menimbulkan efek samping, salah satunya diare. Tujuan penelitian ini untuk
mengetahui faktor yang mempengaruhi terjadinya diare dan siklus pemaiakan
regimen FOLFOX-4 yang dapat menyebabkan diare pada pasien kanker kolorektal
di RSUP Dr. Kariadi Semarang.
Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah cross-sectional dengan
menggunakan data rekam medis tahun 2024 sesuai dengan kriteria inklusi dan
ekslusi. Data dianalisis secara deskriptif dan kuantitatif menggunakan uji Chi-
Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang
signifikan antara angka terjadinya diare dengan faktor risiko seperti usia (p
value=0.618), jenis kelamin (p value=0.888), dan riwayat pemberian laksatif (p
value=0.102). Angka kejadian diare ditemukan mulai muncul pada siklus pertama
pemberian regimen terapi FOLFOX 4.
Kata kunci: Diare, FOLFOX-4, Jenis Kelamin, Kanker Kolorektal, Usia
Tidak tersedia versi lain