Text
Gambaran Penggunaan Produk Herbal pada Pasien Kanker di RSI Sultan Agung Semarang
Kanker merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengobatan jangka
panjang, seperti kemoterapi, radioterapi, dan pembedahan, yang sering disertai efek
samping. Kondisi tersebut mendorong sebagian pasien untuk menggunakan produk
herbal sebagai terapi komplementer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
proporsi dan gambaran penggunaan produk herbal pada pasien kanker di RSI Sultan
Agung Semarang serta menganalisis hubungan karakteristik pasien dengan
keputusan penggunaan produk herbal. Penelitian ini menggunakan desain
observasional dengan pendekatan cross-sectional.
Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang sudah di uji
validitas dan uji reliabilitas kepada 343 pasien kanker rawat jalan yang memenuhi
kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Data dianalisis secara deskriptif analitik dan
diuji menggunakan uji Chi-Square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi pola penggunaan produk
herbal pada pasien kanker di RSI Sultan Agung Semarang adalah sebesar 29,4%.
Pasien kanker di RSI Sultan Agung Semarang memiliki gambaran penggunaan
produk herbal yaitu menggunakan setelah terdiagnosis kanker. Informasi mengenai
produk herbal paling banyak diperoleh dari keluarga atau teman. Tujuan utama
penggunaan herbal adalah untuk membantu pengobatan kanker. Bentuk herbal yang
paling sering digunakan adalah rebusan, dengan jenis herbal yang paling banyak
dikonsumsi yaitu jahe, kunyit, dan madu. Alasan utama pemilihan herbal adalah
karena mudah diperoleh. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengaruh
karakteristik pasien variabel jenis kelamin, penghasilan, diagnosis kanker, dan
terapi kanker terhadap penggunaan produk herbal di RSI Sultan Agung Semarang.
Kata kunci: kanker, produk herbal, terapi komplementer.
Tidak tersedia versi lain