Text
Analisis Komparatif Kelayakan Usahatani Padi (Oryza Sativa L.) Sistem Budidaya Organik Dan Anorganik Di Kelompok Tani Bancak Desa Gabus Kecamatan Gabus Kabupaten Pati
Hasil analisis menunjukkan bahwa usahatani padi organik per musim tanam memperoleh rata-rata penerimaan sebesar Rp. 27.900.000,- dan pendapatan sebesar Rp. 21.886.669,- sedangkan pada padi anorganik memperoleh rata-rata penerimaan sebesar Rp. 21.992.188,- dan pendapatan sebesar 14.282.396 ,-. Pada padi organik BEP unit sebesar 859,05 kg gabah dan BEP harga sebesar Rp. 1.513,- per kg, sedangkan pada padi anorganik BEP unit sebesar 1.541,96 kg gabah dan BEP harga sebesar Rp. 1.766,- per kg. Usahatani padi organik dan anorganik layak diusahakan karena BEP unit < hasil panen dan BEP harga < harga jual. Nilai RC ratio padi organik adalah 4,71 dan padi arganik sebesar 2,94, usahatani layak digunakan karena nilai RC ratio > 1. Analisis statistik nilai RC ratio terdapat perbedaan yang nyata dan signifikan pada budidaya padi organik dan anorganik.
Tidak tersedia versi lain