Text
Pengaruh Arus Kas, Struktur Modal Dan Operating Capacity Terhadap Financial Distress Pada Perusahaan Makanan Dan Minuman Di Indonesia Tahun 2018-2021
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya krisis ekonomi global dan krisis
multidimensional yang dipicu oleh pandemic covid-19. Tantangan ekonomi global
yang berkelanjutan dapat meningkatkan kerentanan utang dan mempengaruhi
perekonomian. Hal ini dapat membuat perusahaan mengalami kesulitan keuangan
dikarenakan ketidakmampuan dalam melunasi hutangnya. Financial distress
adalah keadaan perusahaan yang mengalami penurunan akibat masalah keuangan
dan terpaksa dilikuidasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris
mengenai pengaruh arus kas, struktur modal dan operating capacity terhadap
financial distress. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan manufaktur subsektor
makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2021
dan diperoleh sampel sebanyak 28 perusahaan dengan jumlah penelitian 112.
Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Metode
analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linear
bergandi dengan bantuan software SPSS Versi 25. Variabel Financial Distress
diproksikan menggunakan rumus Almant Z-Score. Hasil penelitian ini
menunjukan bahwa secara simultan arus kas aktivitas operasi, arus kas aktivitas
investasi, arus kas aktivitas pendanaan, struktur modal dan operating capacity
berpengaruh signifikan terhadap financial distress. Secara parsial arus kas
aktivitas operasi dan operating capacity berpengaruh positif dan signifikan
terhadap financial distress. Arus kas aktivitas investasi, arus kas aktivitas
pendanaan dan struktur modal berpengaruh negatife dan signifikan terhadap
financial distress
Tidak tersedia versi lain