Text
Peran Modal Sosial Dalam Memoderasi Technology Acceptance Model Pada Umkm Pengguna Qris Di Kota Semarang
Indonesia pada era revolusi industri 4.0 untuk menyongsong transformasi digital yang telah melakukan rancangan Roadmap Reformasi Pada Pemerintahan Kota Semarang Tahun. Oleh karena itu, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Kecil dan Menengah menerapkan metode pembayaran cashless untuk memudahkan UMKM dalam transaksi usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran modal sosial dalam memoderasi technology acceptance model (TAM) pengguna QRIS pada UMKM di Kota Semarang. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan metode probability sampling dan teknik purposive sampling. Data yang digunakan adalah data primer yang didapat dari kuesioner yang disebarkan kepada pengguna QRIS pada UMKM di Kota Semarang melalui media elektronik (google form). Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 395 responden dengan kriteria jenis dan lokasi UMKM yang berada di Kota Semarang yang menggunakan sistem pembayaran QRIS. Data dalam penelitian ini diolah dan dianalisis menggunakan analisis data berupa uji asumsi klasik, uji t, uji koefisien determinasi, dan uji regresi moderasi dengan bantuan dari software SPSS versi 25. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa modal sosial tidak dapat memoderasi hubungan antara persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan penggunaan terhadap sikap perilaku penggunaan pengguna QRIS pada UMKM di Kota Semarang.
Tidak tersedia versi lain