Text
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penilaian Manajemen Resiko Kredit Pada Bank Syariah Dan Bank Konvensional Dalam Konteks Keuangan Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah perbankan konvensional
lebih baik dari perbankan syariah berdasarkan manajemen resiko kredit dan apakah
terdapat perbedaan yang signifikan antara keduanya. Penelitian ini juga bertujuan
untuk menguji apakah CAR, Kualitas Aset, ROE pada perbankan konvensional
dan perbankan syariah berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap resiko
kredit (NPL/NPF) pada periode 2018-2022. Pengambilan sampel menggunakan
teknik purposive sampling dengan kriteria-kriteria yang sudah ditetapkan.
Penelitian ini menggunakan data kuantitatif dengan sampel 7 bank konvensional
dan 7 bank syariah sebagai objek penelitian, data yang digunakan adalah data
sekunder. Analisis data menggunakan SPSS (Stastical Product and Service
Solution) Versi 26.
Hasil penelitian menunjukan bahwa resiko kredit pada perbankan
konvensional dan perbankan syariah tidak ada perbedaan secara signifikan serta
keduanya memiliki resiko kredit yang seimbang yaitu pada nilai komposit 2 yang
berarti kondisi bank secara umum sehat sehingga kedua bank tersebut dinilai
mampu menghadapi pengaruh negatif yang signifikan dari perubahan kondisi
bisnis dan faktor eksternal lainnya. Hasil penelitian ini juga menunjukan bahwa
variabel CAR dan ROE pada perbankan konvensional dan perbankan syariah tidak
berpengaruh signifikan terhadap resiko kredit, sedangkan pada variabel kualitas
aset terdapat pengaruh positif dan signifikan terhadap resiko kredit baik pada
perbankan konvensional maupun perbankan syariah.
Tidak tersedia versi lain