Text
Strategi Manajemen Konflik Dalam Kerangka Manajemen Sumber Daya Manusia Strategik Untuk Meningkatkan Kinerja Tenaga Kependidikan (Studi Kasus Di Universitas Wahid Hasyim Semarang)
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik yang terjadi di kalangan tenaga kependidikan didominasi oleh
konflik tugas dan konflik hubungan. Strategi manajemen konflik yang diterapkan meliputi strategi
kolaborasi, kompromi, akomodasi, kompetisi, dan penghindaran. Di antara strategi tersebut, kolaborasi
dan kompromi merupakan strategi yang paling dominan digunakan. Penerapan strategi manajemen
konflik telah terintegrasi dalam praktik pengelolaan sumber daya manusia melalui peran pimpinan unit,
mekanisme koordinasi, dan pembinaan pegawai, meskipun belum sepenuhnya diformalkan dalam
standar operasional prosedur khusus. Strategi manajemen konflik yang diterapkan berperan dalam
meningkatkan kinerja tenaga kependidikan, yang tercermin dari membaiknya komunikasi kerja,
meningkatnya kerja sama, kelancaran pelaksanaan tugas, serta meningkatnya kenyamanan kerja.
Tidak tersedia versi lain