Text
Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Tradisi Grebeg Suro Untuk Meningkatkan Religiusitas Masyarakat Di Kabupaten Demak
Penelitian lapangan ini yang dilakukan secara mendalam di Yayasan Kyai Ageng Girikusumo, Desa Banyumeneng, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, pada akhirnya menegaskan bahwa tradisi Grebeg Suro bukan sekadar ritual budaya sakral yang diwariskan turun-temurun setiap 1 Muharram, melainkan sebuah model pendidikan Islam yang sangat efektif, holistik, dan mudah diterapkan untuk menginternalisasi nilai-nilai keimanan, akhlak mulia, serta syukur melalui lima dimensi religiusitas Glock dan Stark yaitu keyakinan yang diperkuat doa dan wirid mujahadah, praktik ritual seperti kirab pusaka dan rebutan gunungan, pengalaman emosional khidmat antargenerasi, pengetahuan historis tentang ulama lokal, serta konsekuensi nyata berupa gotong royong dan harmoni sosial yang secara nyata meningkatkan religiusitas masyarakat Kabupaten Demak secara bertahap dan adaptif di tengah arus modernisasi serta tantangan digital saat ini.
Tidak tersedia versi lain