Text
Monitoring kualitas air pada budidaya ikan dengan penerapan teknologi iot berbasis sensor turbidity dan sensor ultrasonic
Tugas akhir ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring
serta kontrol kualitas air pada budidaya ikan berbasis teknologi Internet of Things (IoT).
Masalah utama dalam budidaya ikan sering kali terletak pada sulitnya memantau kondisi
kejernihan dan volume air secara berkala, yang berdampak langsung pada kesehatan
ekosistem. Sistem ini dikembangkan menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai unit
pemroses utama yang terintegrasi dengan sensor turbidity untuk mengukur kekeruhan air
dan sensor ultrasonic untuk memantau ketinggian permukaan air. Metode penelitian
meliputi perancangan perangkat keras, pengembangan kode program melalui Arduino
IDE, dan integrasi antarmuka pengguna menggunakan Bot Telegram. Hasil pengujian
menunjukkan bahwa sistem mampu mengklasifikasikan kualitas air ke dalam tiga kategori:
bersih (0-20 NTU), cukup keruh (21-400 NTU), dan keruh (401-1000 NTU). Selain itu,
fitur kendali otomatis berhasil mengaktifkan pompa pengisian saat air berada di bawah 5
cm dan menonaktifkannya saat mencapai 28 cm pada akuarium setinggi 35 cm. Data hasil
pemantauan ditampilkan secara real-time melalui LCD 16x2 dan dikirimkan ke aplikasi
Telegram, memungkinkan pengguna melakukan pemantauan serta kontrol manual dari
jarak jauh. Pengujian stabilitas selama 30 menit menunjukkan sistem beroperasi den gan
performa yang mulus tanpa gangguan teknis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah
penerapan teknologi IoT secara efektif dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan kualitas
air dan mendukung otomatisasi dalam budidaya ikan.
Kata kunci : ESP32, Internet of Things(IoT), Kualitas air kolam, Sensor Turbidity,
Sensor Ultrasonic.
Tidak tersedia versi lain