Text
Komunikasi Lintas Budaya dalam Kartun Upin Ipin
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi lintas budaya dalam Film Upin & Ipin yang menggambarkan komunikasi lintas budaya dengan menonjolkan peran bahasa, toleransi, dan kebersamaan dalam membangun masyarakat yang harmonis. Penggunaan bahasa Melayu sebagai bahasa utama mencerminkan bagaimana bahasa dapat menjadi alat pemersatu dalam lingkungan multikultural, sementara keberagaman bahasa lain seperti Mandarin, Tamil, dan Inggris menunjukkan realitas sosial di Malaysia. Film ini juga menanamkan nilai toleransi dengan menampilkan perayaan berbagai hari besar agama, seperti Idul Fitri, Deepavali, dan Tahun Baru Imlek, di mana karakter-karakternya saling menghormati dan berbagi kebahagiaan.
Tidak tersedia versi lain