Text
Efisiensi Saluran Pemasaran Bubuk Kopi Robusta Gunung Kelir Di Kelompok Tani Manunggal Dusun Jeruk Wangi Kecamatan Jambu Kab. Semarang
Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Jeruk Wangi Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang. Bertujuan unruk mengetahui pola saluran, mesaran margin, efisiensi saluran pemasaran.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang bersifat studi kasus. Metode pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah metode purposive sampling. Hasil penelitian ini melibatkan 29 responden yaitu 20 orang sebagai petani kelompok sekaligus anggota Kelompok Tani Manunggal, 6 orang sebagai pedagang pengecer, dan 3 orang sebagai kosumen akhir. Berdasarkan hasil penelitian diatas diketahui bahwa ada dua saluran yaitu: Saluran Pemasaran I (Petani Kopi-Pedagang Pengepul-Konsumen Akhir), dan Saluran Pemasaran II (Petani Kopi- Pedagang Pengepul- Pedagang Pengecer- Konsumen Akhir Berdasarkan penelitian menunjukan margin yang sudah dihitung hasilnya berbeda. Hasil saluran pemasaran I memiliki total margin pemasaran sebesar Rp.35.000/pack, dan yang saluran pemasaran II sebesar Rp.15.000/pack Margin keuntungan yang didapat dari saluran pemasaran I yaitu sebesar Rp.18.800/pack, dan margin keuntungan dari saluran II sebesar Rp.12.850/pack. Biaya pemasaran yang harus dikeluarkan juga berbeda yaitu pada saluran pemasaran I sebesar Rp.16.200/pack, dan pada saluran II sebesar Rp.2.150/pack. Diketahui dari perhitungan efisiensi pemasaran, saluran pemasaran kopi bubuk di Dusun Jeruk Wangi Desa Bedono Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang untuk saluran pemasaran I sudah efisien karena memiliki nilai efisien sebesar 0,1% , dan saluran pemasaran II belum efisien karena memiliki nilai efisien 0,12%.
Tidak tersedia versi lain