Text
Analisis Produksi Perbenihan Kedelai (Glycine Max) Varietas Anjasmoro Dan Varietas Grobogan Di Kebun Benih Tanaman Pangan Kalicacing Kecamatan Purwareja Klampok Kabupaten Banjarnegara
Kedelai merupakan komoditas yang memiliki kemanfaatan yang tinggi karena kedelai dapat diolah menjadi bahan makanan, minuman serta penyedap rasa makanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai komponen hasil panen, biaya, penerimaan dan pendapatan serta analisis R/C dan produktivitas pada budidaya perbenihan kedelai Varietas Grobogan dan Varietas Anjasmoro. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dan metode pengambilan sampel menggunakan metode purposive. Penelitian ini dilakukan di Kebun Benih Tanaman Pangan Kalicacing Kecamatan Purwareja Klampok Kabupaten Banjarnegara yang berada dibawah naungan Balai Benih Wilayah Banyumas, Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah. Berdasarkan hasil analisis didapatkan hasil pada kedelai Varietas Grobogan dengan luas lahan 3 ha hasil panen sebesar 3.375 kg harga jual per kg Rp 15.000,- maka nilai penerimaan Rp 50.625.000,- nilai biaya total Rp 37.785.745,- nilai pendapatan Rp 12.839.255,- per musim tanam, pada luas lahan 1 ha hasil panen sebesar 1.125 kg, nilai penerimaan sebesar Rp 16.875.000,- nilai biaya total Rp 12.595.248,- nilai pendapatan Rp 4.279.752,- Pada kedelai Variertas Anjasmoro dengan luas lahan 4 ha hasil panen sebesar 5.920 kg harga jual per kg Rp 15.000,- maka nilai penerimaan sebesar Rp 88.800.000,- dengan nilai biaya total sebesar Rp 50.380.993,- maka nilai pendapatan sebesar Rp 38.419.007,- per musim tanam, pada luas lahan 1 ha hasil panen sebesar 1.480 kg, nilai penerimaan Rp 22.200.000,- nilai biaya total Rp 12.595.248,- nilai pendapatan Rp 9.604.752,-. Nilai R/C dan produktivitas pada kedelai Varietas Grobogan adalah 1,34 dan 1,13 ton/ha sedangkan pada kedelai Varietas Anjasmoro adalah 1,76 dan 1,48 ton/ha.
Tidak tersedia versi lain