e-Skripsi, Thesis, & Disertasi

UPT Perpustakaan Unwahas

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Penerapan Sanksi Pidana Bagi Pelaku Anak Tindak Pidana Pencabulan (Studi Putusan Nomor 12/Pid.Susanak/2019/PN Amb)
Penanda Bagikan

Text

Penerapan Sanksi Pidana Bagi Pelaku Anak Tindak Pidana Pencabulan (Studi Putusan Nomor 12/Pid.Susanak/2019/PN Amb)

Faddly Vabian Paundramaura - Mahasiswa; Dr. Eko Budi S, S.H., M.H - Pembimbing I; Adityo Putro P. S.H,. MH,. - Pembimbing II;

Penelitian ini membahas penerapan sanksi pidana bagi pelaku anak dalam tindak
pidana pencabulan dengan studi kasus Putusan Nomor 12/Pid.Sus-Anak/2019/PN
Ambon. Latar belakang penelitian berangkat dari maraknya kasus kekerasan seksual
terhadap anak yang tidak hanya melibatkan orang dewasa, tetapi juga anak sebagai
pelaku. Hal ini menimbulkan persoalan yuridis karena terdapat benturan antara penerapan
pidana minimum khusus dalam Undang-Undang Perlindungan Anak dan prinsip keadilan
restoratif dalam Sistem Peradilan Pidana Anak. Metode penelitian yang digunakan adalah
penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan kasus. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa meskipun pelaku terbukti melanggar Pasal 82 ayat (1)
Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 dengan ancaman minimal 5 tahun penjara, hakim
tetap menjatuhkan tindakan perawatan di LPKS selama 6 bulan karena pelaku masih
berusia di bawah 14 tahun. Putusan tersebut mencerminkan penerapan prinsip
kepentingan terbaik bagi anak dan keadilan restoratif, tanpa mengesampingkan
perlindungan bagi korban. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan pidana
minimum khusus perlu diformulasikan lebih jelas agar seimbang antara efek jera,
kepastian hukum, dan perlindungan masa depan anak. Dengan demikian, diperlukan
sinergi antara hukum positif dan pendekatan rehabilitatif untuk mewujudkan keadilan
yang berimbang bagi korban maupun pelaku anak.


Ketersediaan
#
Perpustakaan Pusat 100
S03399S
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
100
Penerbit
: ., 2025
Deskripsi Fisik
73 hlm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
23107013249
Klasifikasi
100
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Fakultas Hukum
Ilmu Hukum
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

File Karya Ilmiah
  • PENERAPAN SANKSI PIDANA BAGI PELAKU ANAK TINDAK PIDANA PENCABULAN (Studi Putusan Nomor 12/Pid.Susanak/2019/PN Amb)
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

e-Skripsi, Thesis, & Disertasi
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Opening Hours
Monday - Saturday :
Open : 08.00 AM
Close : 19.00 PM

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Modified by Perpus UWH
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Fakultas Teknik
  • Fakultas Hukum
  • Fakultas Agama Islam
  • Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
  • Fakultas Pertanian
  • Fakultas Kedokteran
  • Fakultas Farmasi
  • Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan
  • Fakultas Ekonomi
  • Pascasarjana
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?