Text
Analisa Tindakan Penanganan Yang Dilakukan Oleh Korps Brimob Batalyon B Terhadap Kerusuhan Massa Konser Superman Is Dead Di Kota Pekalongan
Penelitian ini membahas tentang strategi dan efektivitas tindakan penanganan
yang dilakukan oleh Korps Brimob Batalyon B Pelopor Jawa Tengah dalam
menghadapi kerusuhan massa pada konser musik Superman Is Dead (SID) di
Kota Pekalongan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah
pendekatan yuridis sosiologis dengan metode kualitatif. Data diperoleh melalui
studi lapangan, wawancara langsung, serta dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Brimob menerapkan langkah bertahap mulai
dari preventif, persuasif, hingga represif dengan tetap memegang prinsip legalitas
dan proporsionalitas. Hambatan utama yang dihadapi meliputi besarnya jumlah
massa yang terprovokasi, keterbatasan personel, serta minimnya kesadaran hukum
masyarakat. Untuk mengatasi hambatan tersebut, Brimob melakukan koordinasi
intensif, penggunaan perlengkapan taktis, serta pendekatan komunikatif.
Penelitian ini memberikan masukan bagi aparat keamanan dan penyelenggara
konser dalam meningkatkan standar keamanan agar kejadian serupa tidak terulang
di masa mendatang.
Tidak tersedia versi lain