Text
N Manajemen Kinerja Dalam Model Bisnis Franchise Terhadap Kualitas Pasar Dalam Demografi Sosial (Studi Kasus Pada Usaha Franchise Teh Mrakyat Di Kabupaten Kendal)
Pertumbuhan bisnis waralaba di Indonesia semakin pesat, terutama di daerah yang
mengalami perkembangan demografi signifikan. Salah satu bisnis franchise lokal
yang mengalami perkembangan pesat adalah Teh Mrakyat di Kabupaten Kendal.
Fenomena ini menunjukkan bahwa strategi bisnis waralaba tidak hanya bergantung
pada kekuatan merek dan sistem operasional, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh
karakteristik sosial demografi masyarakat. Dalam konteks ini, manajemen kinerja
menjadi kunci keberhasilan dalam mempertahankan dan meningkatkan kualitas
pasar, terutama pada wilayah yang memiliki keunikan demografis. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis bagaimana manajemen kinerja diterapkan dalam
model bisnis franchise Teh Mrakyat di Kabupaten Kendal, mengevaluasi
kontribusinya terhadap peningkatan kualitas pasar, serta menjelaskan pengaruh
karakteristik demografi sosial terhadap strategi pemasaran dan daya saing franchise
tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi
kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam,
observasi, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposive, terdiri dari pemilik
franchise, karyawan, dan konsumen. Analisis data dilakukan dengan pendekatan
Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kinerja diterapkan
melalui empat tahap: perencanaan, peninjauan, pengembangan, serta
pemeringkatan dan penghargaan. Strategi ini berkontribusi pada peningkatan
kualitas pasar melalui pemanfaatan teknologi, pemahaman perilaku konsumen,
manajemen distribusi, dan penyesuaian dengan tren pasar. Selain itu, faktor-faktor
demografi sosial seperti usia, gender, pendidikan, pekerjaan, dan lokasi usaha
sangat memengaruhi strategi pemasaran dan daya saing franchise secara lokal.
Tidak tersedia versi lain