Text
Foreign Direct Investment China Ke Indonesia Melalui Investasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Penelitian ini membahas investasi China dalam proyek Kereta Cepat Jakarta– Bandung (KCJB) sebagai studi kasus untuk menganalisis penerapan teori Foreign Direct Investment (FDI) Paul Krugman melalui pendekatan New Trade Theory (NTT) dan New Economic Geography (NEG). Tujuannya adalah menjelaskan alasan strategis di balik investasi tersebut dan dampaknya terhadap struktur ekonomi wilayah. Menggunakan metode eksplanatif dengan studi pustaka dan analisis data sekunder, hasil penelitian menunjukkan bahwa KCJB mendorong aglomerasi ekonomi baru di wilayah TOD seperti Walini, Karawang, dan Tegalluar, menurunkan biaya logistik, mempercepat mobilitas tenaga kerja, dan menunjukkan keterlibatan aktif pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif. Dengan demikian, hasil penelitian ini membuktikan hipotesis bahwa investasi China tidak hanya bersifat ekonomi, tetapi juga strategis secara spasial sesuai teori FDI Paul Krugman. Kesimpulannya, sinergi antara investasi asing, kebijakan nasional, dan infrastruktur menjadi kunci pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Tidak tersedia versi lain