Text
Persepsi Anggota Komunitas Brigata Curva Sud Terhadap Pariwisata Olahraga Pada Pertandingan Tandang PSS Sleman
Pariwisata olahraga saat ini menjadi salah satu bentuk pariwisata yang terus berkembang, salah satunya melalui aktivitas pertandingan tandang. Brigata Curva Sud sebagai komunitas suporter PSS Sleman dikenal aktif melakukan awaydays ke berbagai kota, yang tidak hanya menciptakan atmosfer pertandingan, tetapi juga berdampak pada pariwisata daerah tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi anggota Brigata Curva Sud terhadap pariwisata olahraga dalam kegiatan awaydays pertandingan tandang PSS Sleman, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi persepsi tersebut. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif, menggunakan teknik pengumpulan data berupa kuesioner naratif, wawancara mendalam, serta dokumentasi visual yang melibatkan anggota komunitas Brigata Curva Sud di wilayah eks Karesidenan Jawa Tengah. Ruang lingkup penelitian difokuskan pada pertandingan tandang PSS Sleman di BRI Liga 1 musim 2024/2025 yang dihadiri oleh anggota Brigata Curva Sud. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan awaydays tidak hanya dipandang sebagai bentuk loyalitas terhadap tim, tetapi juga sebagai sarana wisata yang meliputi pengalaman budaya lokal, konsumsi layanan pariwisata, eksplorasi destinasi. Faktor seperti infrastruktur stadion, transportasi, biaya perjalanan, promosi melalui media sosial, dan kegiatan tambahan seperti kuliner atau konser turut memengaruhi persepsi positif suporter. Selain itu, aktivitas awaydays dinilai memperkuat identitas komunitas dan berpotensi mendorong promosi pariwisata daerah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa awaydays suporter PSS Sleman, khususnya oleh Brigata Curva Sud, dapat menjadi bagian penting dari pengembangan pariwisata olahraga berbasis komunitas. Perlu adanya kolaborasi antara komunitas suporter, pemerintah daerah, dan pelaku pariwisata untuk memaksimalkan dampak sosial, budaya, dan ekonomi dari kegiatan ini.
Tidak tersedia versi lain