Text
Engaruh Latihan Squat Jump Dan Jumping Lunges Terhadap Tendangan Jauh Pemain Joko Ribowo Football Academy Usia 13-14 Tahun
Penelitian ini dilatar belakangi oleh tidak adanya program latihan yang difokus terhadap penguatan tungkai. Bentuk latihan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan power dan daya ledak otot tungkai adalah plyometrik. Plyometrik adalah jenis latihan yang dirancang untuk menghasilkan gerakan cepat, kuat, dan meningkatkan fungsi sistem saraf, umumnya dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja tendangan jauh. Oleh karena itu peneliti mencoba memberikan solusi dari permasalahan tersebut. Dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh dari Squat Jump dan jumping Lunges terhadap hasil kemampuan tendangan jauh pemain Joko Ribowo Football Academy Usia 13-14 Tahun Kabupaten Pati. Latihan squat jump merupakan bentuk dari latihan plyometrik yang menggabungkan gerakan jongkok dengan lompatan eksplosif. Latihan jumping lunge merupakan latihan dengan sasaran pada tungkai kaki atau lebih mengarah kepada otot tungkai. Penelitian ini merupakan metode pendekatan kuantitatif eksperimen mengenai hubungan sebab-akibat. Desain penelitian yang digunakan ialah Two Grup Pre-test dan Post-test Design. Sampel yang digunakan adalah pemain Joko Ribowo Football Academy Usia 13-14 Tahun Kabupaten Pati. Teknik total sampling digunakan dalam penelitian ini dan pembagian sampel menjadi dua kelompok dengan teknik ABBA. Dari hasil penelitian ini kedua kelompok latihan tersebut sama-sama memiliki pengaruh terhadap hasil tendangan jauh, kelompok Squat Jump mendapatkan mean pre-test sebesar 2,10 dan pos-test sebesar 3,30. Dengan selisih pre-test dan post-test 1,2 atau mengalami peningkatan sebesar 57%. Sedangkan kelompok Jumping Lunges mendapatkan mean pre-test sebesar 2,0 dan post-test sebesar 3,0. Dengan selisih 1 atau mengalami peningkatan sebesar 50%.
Tidak tersedia versi lain