Text
Karakterisasi Gugus Fungsi beserta Aktivitas Tabir Surya Ekstrak Etanol 96% Daun Sukun (Artocarpus altilis)
Daun sukun (Artocarpus altilis) berpotensi sebagai tabir surya karena
mengandung senyawa metabolit sekunder fenolik dan flavonoid. Tujuan penelitian
ini yaitu untuk mengetahui karakterisasi gugus fungsi ekstrak etanol 96% daun
sukun yang berasal dari daerah Tengaran. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan
untuk mengetahui aktivitas tabir surya dengan nilai SPF tertentu secara in vitro.
Daun sukun diekstraksi dengan etanol 96% menggunakan metode maserasi.
Ekstrak etanol 96% daun sukun dari daerah Tengaran dilakukan analisis gugus
fungsi senyawa metabolit sekundernya menggunakan FTIR dengan melihat puncak
spektrum. Ekstrak kemudian diuji aktivitas tabir suryanya dengan seri konsentrasi
200, 400, 600, 800 dan 1000 ppm menggunakan spektrofotometri UV-Vis pada
panjang gelombang 290-320 nm. Analisis data dilakukan dengan menghitung nilai
SPF menggunakan persamaan mansur.
Hasil karakterisasi FTIR ekstrak etanol 96% daun sukun menunjukkan
keberadaan senyawa fenolik dan flavonoid dengan adanya gugus fungsi C=C
aromatik, C=C (Alkena), C=O, C-H alifatik, NO2, C-O dan O-H. Nilai SPF
berturut-turut adalah 24,096 (200 ppm), 29,474 (400 ppm), 32,449 (600 ppm),
38,301 (800 ppm) dan 40,008 (1000 ppm). Semua nilai ini termasuk dalam kategori
proteksi ultra (>15), menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi ekstrak secara
signifikan meningkatkan kemampuan tabir surya.
Tidak tersedia versi lain