Text
Sintesis Turunan Kurkumin Berbahan Dasar Veratraldehida dan Aseton beserta Uji Aktivitasnya sebagai Antioksidan dan Tabir Surya
Paparan sinar UV yang berlebihan dapat menimbulkan masalah kulit mulai
dari kemerahan, pigmentasi bahkan sampai menyebabkan kanker kulit. Senyawa
antioksidan dan tabir surya mampu melindung kulit dari paparan sinar UV yang
berbahaya. Turunan kurkumin dapat digunakan sebagai antioksidan dan tabir surya.
Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis turunan kurkumin berbasis
veratraldehida dan aseton serta mengevaluasi aktivitasnya sebagai antioksidan dan
tabir surya secara in vitro.
Sintesis turunan kurkumin dari veratraldehida dan aseton menggunakan
katalis basa NaOH dan pelarut etanol dengan metode ultrasonik dan pengadukan.
Senyawa hasil sintesis dikarakterisasi menggunakan spektrofotometer UV-Vis,
FTIR, LC-MS, 1H-NMR, dan 13C-NMR. Senyawa tersebut diuji aktivitas
antioksidannya menggunakan metode DPPH dengan pembanding vitamin C yang
dinyatakan dengan nilai IC50, diuji aktivitas tabir surya menggunakan
persamaanMansur yang dinyatakan dengan nilai SPF.
Hasil sintesis senyawa (1E,4E)-1,5-bis(3,4 dimethoxyphenyl)penta-1,4-dien-
3-one berupa kristal berwarna kuning cerah dengan titik leleh rentang 200-206oC.
Persentase rendemen yang diperoleh dari proses sintesis metode pengadukan dan
ultrasonik sebesar 43,58% dan 39,85%. Uji aktivitas antioksidan diperoleh nilai
IC50 sebesar 87,819 ppm dengan pembanding vitamin C sebesar 5,6743 ppm. Uji
aktivitas tabir surya pada konsentrasi 25, 50, 100, 200, dan 300 ppm diperoleh nilai
SPF sebesar 4, 9, 17, 33, dan 40 dengan pembanding avobenzone diperoleh nilai 3,
9, 19, 38 dan 39. Senyawa (1E,4E)-1,5-bis(3,4 dimethoxyphenyl)penta-1,4-dien-3-
one memiliki aktivitas antioksidan kuat dan mampu memberikan perlindungan dari
sinar UV-A dan UV-B.
Tidak tersedia versi lain