Text
Sintesis Turunan Kurkumin Berbahan Dasar 4-Klorobenzaldehida dan Siklopentanon beserta Uji Aktivitasnya sebagai Antioksidan dan Tabir Surya
Paparan sinar UV yang berlebih dapat menyebabkan berbagai masalah pada
kulit, mulai dari iritasi ringan, penuaan dini, hiperpigmentasi hingga kanker kulit.
Senyawa antioksidan dan tabir surya dapat mencegah efek negatif yang ditimbulkan
sinar UV. Turunan kurkumin dapat digunakan sebagai antioksidan dan tabir surya.
Tujuan penelitian ini adalah sintesis turunan kurkumin berbahan dasar 4
klorobenzaldehida dan siklopentanon beserta uji aktivitasnya sebagai antioksidan
dan tabir surya.
Sintesis turunan kurkumin dari 4-klorobenzaldehida dan siklopentanon
menggunakan katalis basa NaOH dan pelarut etanol dengan metode ultrasonik dan
pengadukan. Senyawa hasil sintesis dikarakterisasi menggunakan spektrofotometer
UV-Vis, FTIR, GC-MS, 1H-NMR, dan 13C-NMR. Senyawa tersebut diuji aktivitas
antioksidannya menggunakan metode DPPH dengan pembanding vitamin C yang
dinyatakan dengan nilai IC50. Senyawa tersebut juga diuji aktivitas tabir surya
menggunakan metode Mansur yang dinyatakan dengan nilai SPF.
Hasil sintesis senyawa 2,5-bis((E)-4-chlorobenzylidene)cyclopentan-1-one
berupa kristal berwarna kuning cerah dengan titik leleh 220oC. Persentase
rendemen yang diperoleh dari metode ultrasonik dan pengadukan adalah sebesar
95,90 % dan 97 %. Uji aktivitas antioksidan diperoleh nilai IC50 sebesar 96,17 ppm
dengan pembanding vitamin C sebesar 5,67 ppm dan avobenzone sebesar 115,75
ppm. Uji aktivitas tabir surya pada konsentrasi 5, 10, 25, 50, 100, 200, 300, 400,
dan 500 ppm diperoleh nilai SPF berturut-turut sebesar 3, 8, 15, 21, 25, 26, 27, 31,
dan 39 dengan pembanding avobenzone yang memiliki nilai spf pada konsentrasi
yang sama berturut-turut adalah
8, 13, 14, 21, dan 40. Senyawa 2,5-bis((E)-4
chlorobenzylidene)cyclopentan-1-one memiliki aktivitas antioksidan yang kuat dan
mampu memberikan perlindungan dari sinar UV-A dan UV-B.
Tidak tersedia versi lain