Text
Stabilitas Fisik Patch kstrak Etanol Herba Bandotan (Ageratum conyzoides L.) dengan Variasi Konsentrasi Polivinil Alkohol
Sediaan patch herba bandotan dikembangkan untuk memberikan efek terapi
local. Penggunaan kitosan sebagai polimer pembentuk patch mampu merentensi air
dan bersifat antimikroba, namun memiliki kelemahan mekanis, sehingga perlu
dikombinasikan dengan polimer lain seperti polivinil alkohol atau PVA untuk
meningkatkan fleksibilitas dan kekuatan film. Penelitian ini bertujuan untuk
mengamati stabilitas fisik patch herba bandotan dengan variasi PVA F1 (1%), F2
(3%), dan F3 (5%).
Stabilitas pada sediaan patch diuji kestabilan fisiknya menggunakan metode
cycling test selama 6 siklus, yaitu pada suhu 40C dan 400C selama 24 jam. Evaluasi
sediaan terdiri dari uji organoleptik, keseragaman bobot, pH, ketahanan lipat,
ketebalan dan kelembapan. Analisis data kualitatif diuraikan dengan deskriptif dan
data kuantitatif dianalisis secara statistik menggunakan uji statistik Two way anova.
Hasil analisis uji stabilitas patch herba bandotan pada variasi konsentrasi
PVA F1 (1%), F2 (3%), F3 (5%) memiliki nilai signifikansi < 0.05 menunjukan
terdapat perbedaan. Hasil analisis stabilitas metode cycling test dari siklus 0 sampai
dengan siklus 6 memiliki nilai signifikansi ≥ 0.05 menunjukkan tidak terdapat
perbedaan. Adanya perbedaan variasi PVA pada formula tidak mempengaruhi hasil
kestabilan patch pada masa simpan.
Tidak tersedia versi lain