e-Skripsi, Thesis, & Disertasi

UPT Perpustakaan Unwahas

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Formulasi dan Evaluasi Sediaan Orally Dissolving Film (ODF) 
Dimenhidrinat dengan Kombinasi Maltodekstrin dan CMC Na 
Sebagai Film Forming Polimer
Penanda Bagikan

Text

Formulasi dan Evaluasi Sediaan Orally Dissolving Film (ODF) Dimenhidrinat dengan Kombinasi Maltodekstrin dan CMC Na Sebagai Film Forming Polimer

Netty Fitriana Putri - Mahasiswa; apt. Danang Novianto W, M.Farm - Pembimbing I;

Dimenhidrinat merupakan antihistamin generasi pertama yang banyak
digunakan untuk mencegah mabuk perjalanan dan mual. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui karakteristik fisik, profil disolusi, serta formula Orally
Dissolving Film (ODF) dimenhidrinat yang paling disukai responden dengan
variasi konsentrasi maltodekstrin dan CMC Na sebagai polimer pembentuk film.
Orally Dissolving Film dimenhidrinat dibuat dengan metode solvent casting
dalam tiga formula, yaitu F1 (25:75), F2 (50:50), dan F3 (75:25) pada konsentrasi
2%. Evaluasi sediaan meliputi uji organoleptik, ketebalan, bobot, ketahanan lipat,
pH permukaan, waktu larut, serta uji disolusi. Karakteristik fisik dianalisis secara
deskriptif, sedangkan data disolusi ditentukan berdasarkan efisiensi menit ke-45
(DE45) dan diuji menggunakan one way ANOVA.
Hasil penelitian menunjukkan seluruh formula memenuhi persyaratan uji
fisik. Keseragaman bobot berkisar 1,58–2,48%, ketebalan 0,183–0,228 mm, pH
6,81–7,04, ketahanan lipat ≥300 kali, kadar air 6,43–9,47%, kadar obat 92,29
97,24% (RSD < 5%), dan waktu larut 156,33–2108,33 detik. Semua formula juga
memenuhi persyaratan disolusi dengan Q45 > 75% (76,59–85,67%) dan DE45
44,13–51,37%. Formula 1 memberikan hasil terbaik dengan Q45 tertinggi (85,67 ±
7,97%) dan DE45 tertinggi pada formula 2 (51,37 ± 2,72%). Analisis statistik
menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada DE45, di mana Formula 2 berbeda
bermakna terhadap F1 dan F3.


Ketersediaan
#
Perpustakan Fakultas Farmasi 600
FF000574
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Digital & Cetak
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
600
Penerbit
: ., 2025
Deskripsi Fisik
101 hlm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
21105011070
Klasifikasi
600
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Prodi Ilmu Farmasi
Fakultas Farmasi
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

File Karya Ilmiah
  • Formulasi dan Evaluasi Sediaan Orally Dissolving Film (ODF) Dimenhidrinat dengan Kombinasi Maltodekstrin dan CMC Na Sebagai Film Forming Polimer
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

e-Skripsi, Thesis, & Disertasi
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Opening Hours
Monday - Saturday :
Open : 08.00 AM
Close : 19.00 PM

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Modified by Perpus UWH
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Fakultas Teknik
  • Fakultas Hukum
  • Fakultas Agama Islam
  • Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
  • Fakultas Pertanian
  • Fakultas Kedokteran
  • Fakultas Farmasi
  • Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan
  • Fakultas Ekonomi
  • Pascasarjana
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?