Text
Uji Disolusi Terbanding Tablet Likuisolid Candesartan Cilexetil dengan Pelarut Tween 80 dan Adsorben Neusilin
Candesartan cilexetil merupakan obat golongan angiotensin reseptor bloker
(ARB) yang digunakan dalam terapi hipertensi dan termasuk BCS kelas II dengan
kelarutan rendah serta permeabilitas tinggi. Teknik likuisolid dapat meningkatkan
kelarutan, disolusi, dan bioavailabilitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk
mengevaluasi karakteristik tablet likuisolid candesartan cilexetil menggunakan
pelarut Tween 80 dan adsorben Neusilin, serta membandingkan profil disolusinya
dengan produk inovator.
Tablet dibuat dalam tiga formula dengan rasio bahan aktif dan adsorben 1:25
(F1), 1:30 (F2), dan 1:35 (F3). Serbuk likuisolid dikompresi menjadi tablet setelah
penambahan sodium croscarmellose dan magnesium stearat. Evaluasi tablet
mencakup keseragaman bobot, kerapuhan, kekerasan, waktu hancur, dan
kandungan zat aktif. Uji disolusi dilakukan dalam medium pH 1,2; 4,5; dan 6,8,
hasilnya dianalisis menggunakan similarity factor (f2).
Tablet F1 memenuhi parameter keseragaman bobot, kerapuhan, dan waktu
hancur, tetapi tidak memenuhi kekerasan tablet, sedangkan pada F2 dan F3
memenuhi seluruh parameter uji karakteristik tablet sesuai Farmakope Indonesia.
Pada pH 6,8, hanya F2 yang memiliki profil disolusi mirip inovator (f2 > 50). Pada
medium pH 1,2 semua formula similar terhadap inovator, sedangkan di pH 4,5 tidak
ada formula yang similar, namun ketiganya menunjukkan disolusi >70% dalam 60
menit melampaui inovator.
Tidak tersedia versi lain