Text
Efek Spray Gel Ekstrak Etanol Daun Sirih Hijau (Piper betle L.) terhadap Luka Diabetes Tikus yang terinfeksi Methicillin Resistant Staphylococcus aureus
Ekstrak Etanol Daun Sirih Hijau (EEDSH) memiliki kandungan flavonoid,
alkaloid, tanin, saponin dan terpenoid yang berkhasiat sebagai antibakteri.
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan efek spray gel ekstrak etanol daun sirih
hijau terhadap luka diabetes yang terinfeksi Methicillin Resistant Staphylococcus
aureus.
Penelitian eksperimental ini menggunakan dengan design pre and post test
control group. Spray gel EEDSH konsentrasi 10%(F1), 15%(F2), dan 20%(F3)
dilakukan evaluasi karakteristik sediaan meliputi organoleptik, homogenitas, pH,
viskositas, pola penyemprotan, daya sebar, daya lekat, dan waktu kering. Uji
penyembuhan luka dilakukan selama 14 hari pada 6 kelompok tikus yaitu kelompok
non infeksi, kelompok kontrol negatif (infeksi), kelompok positif, kelompok F1,
F2, dan F3. Data evaluasi karakteristik sediaan dan data pengamatan tanda-tanda
penyembuhan luka dianalisis secara deskriptif. Data persentase penurunan panjang
luka dianalisis dengan uji Kruskall Wallis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa F1, F2, F3 berwarna hijau kehitaman;
berbau khas daun sirih hijau; tekstur agak kental-kental; homogen; pH 5,24-5,31;
viskositas 1500-4998 Cps, diameter dan bobot penyemprotan 1,08-6,77 cm dan
0,11-0,18 gram; tidak menetes di kulit; waktu kering 3,09-4,37 menit; serta daya
sebar 6-7,13 cm. Spray gel F1, F2, F3 memiliki efek penyembuhan luka diabetes
yang terinfeksi MRSA dengan persentase penyembuhan luka 100%.
Tidak tersedia versi lain