Text
Molecular Docking Senyawa Metabolit Sekunder Daun Lamtoro (Leucaena leucocephala) terhadap α-glucosidase sebagai kandidat Antidiabetes
Diabetes mellitus tipe II merupakan penyakit hiperglikemia akibat
insensivitas sel terhadap insulin, yang di tandai oleh kenaikan gula darah akibat
penurunan sekresi insulin oleh sel beta pankreas dan atau gangguan fungsi insulin
(resistensi insulin). Pencarian kandidat obat antidiabetes dilakukan dengan
memprediksi aktivitas senyawa metabolit sekunder secara in silico daun lamtoro
(Leucaena leucocephala) secara in silico. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk
mengetahui interaksi antara senyawa metabolit sekunder dari daun lamtoro
terhadap enzim α-glucosidase sebagai antidiabetes pada diabetes mellitus tipe II.
Penelitian ini ditargetkan untuk enzim α-glucosidase (kode PDB : 2JKE)
yang divalidasi menggunakan software YASARA. Preparasi ligand uji sebanyak
31 senyawa menggunakan software ChemAxon. Running molecular docking
menggunakan software PLANTS. Visualisasi hasil docking menggunakan
Discovery Studio Visualizer.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kode PDB 2JKE valid dengan nilai
RMSD 0,2912 Å. Ada 3 senyawa dengan score docking lebih kecil dibanding
miglitol dan ligand native, yaitu (Z)-octadec-9-enoic acid, (E)-3,7,11,15
tetramethylhexadec-2-en-1-ol, Hexadecanoic acid dengan score docking secara
berturut – turut yaitu -89,9478; -88.2588 dan -87.7352. Score docking miglitol
sebesar -81.3341 dan ligand native sebesar -80.6292. Ketiga senyawa tersebut lebih
stabil dibanding miglitol dan ligand native sehingga secara teoritis memiliki
penghambatan yang lebih baik terhadap enzim α-glucosidase dibandingkan
miglitol dan ligand native.
Tidak tersedia versi lain