Text
Uji Aktivitas Antioksidan Pada Ekstrak Etanol Buah Cempedak (Artocarpus integer) Menggunakan Metode ABTS Dengan Penetapan Kadar Fenolik Dan Flavonoid Total
Radikal bebas dapat memicu penyakit degeneratif, namun dapat diredam oleh
senyawa antioksidan seperti flavonoid dan fenolik yang terdapat dalam buah
cempedak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak
etanol buah cempedak menggunakan metode ABTS, serta menentukan kadar
flavonoid dan fenolik total.
Ekstraksi dilakukan dengan maserasi menggunakan etanol 96%, kemudian
dievaporasi dengan rotary evaporator. ekstrak yang diperoleh diuji aktivitas
antioksidan pada konsentrasi (20, 40, 60, 80, 100 dan 120 µg/mL), sedangkan
Trolox digunakan sebagai pembanding (5, 10, 15, 20, 25 dan 30 µg/mL).
Pengukuran dilakukan menggunakan spektrofotometri UV-Vis pada λ 730 nm.
Kadar fenolik ditentukan menggunakan pembanding asam galat (50, 100, 150, 200,
250 dan 300 µg/mL) dan kuersetin (2, 4, 6, 8, 10 dan 12 µg/mL) dengan reagen
Folin-Ciocalteu dan reagen AlCl3, diukur pada λ 745 nm dan λ 426,5 nm. Hasil data
diperoleh berupa absorbansi, kemudian dihitung % inhibisi dan dihitung nilai IC50
(ppm) menggunakan regresi linier.
Hasil menunjukkan ekstrak cempedak memiliki aktivitas antioksidan kuat
dengan nilai IC50 sebesar 88,2225 ± 0,2112 µg/mL, dibandingkan Trolox yang
memiliki IC50 sebesar 20,5622 ± 0,3552 µg/mL. Kadar fenolik total sebesar
27,1756 ± 1,4450 mgEAG/g ekstrak dan kadar flavonoid total sebesar 0,6058 ±
0,0153 mgEQ/g ekstrak.
Tidak tersedia versi lain