Text
Strategi Penghimpunan Dan Penyaluran Zakat, Infak, Shadaqah Dan Wakaf Pada Laznas Nurul Hayat Kota Semarang
Peningkatan zakat, infak dan shadaqah dewasa ini menjadi tren topik yang menarik.
ZISWAF merupakan instrumen penting dalam sistem ekonomi Islam yang
berfungsi membantu mengurangi angka kemiskinan. Meskipun potensi
penghimpunan dana zakat, infak, shadaqah dan wakaf sangat besar tetapi realisasi
yang dicapai masih jauh dari kapasitas ideal sehingga diperlukan strategi yang lebih
efektif dalam pengelolaan dan penyalurannya. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui strategi, menganalisis strategi dan menganalisis kendala dalam
penghimpunan dan penyaluran zakat, infak, shadaqah dan wakaf di Laznas Nurul
Hayat Kota Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan
menggunakan sumber primer dan sekunder. Pengumpulan data dilakukan melalui
observasi, wawancara di berbagai sumber kemudian menganalisa dan menyusun
laporan. Lokasi penelitian dilakukan di kantor Laznas Nurul Hayat yang di Ruko
Perum Kampoeng Semawis A8, Kedungmundu, Kecamatan Tembalang Kota
Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penghimpunan dan penyaluran
dana ZISWAF pada masa pandemi mengalami peningkatan karena masyarakat
(Muzakki) membatasi aktifitas keluar rumah seperti rekreasi dan belanja sehingga
dana yang dialokasikan untuk kebutuhan tersebut diantaranya digunakan untuk
membayar zakat. Setelah masa pandemi berakhir penghimpunan dan penyaluran
dana ZISWAF mengalami penurunan karena para muzakki sudah banyak
beraktifitas keluar rumah dan memenuhi kebutuhan sekunder bahkan tersier
sehingga minat berzakat menjadi berkurang.
Tidak tersedia versi lain