Text
Pengembangan Media Pembelajaran Berbentuk Puzzle Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pai Materi Tata Cara Sholat Pada Siswa Kelas 2 SD Negeri 3 Magelung Kendal
Metode penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D), yang berfokus pada penelitian dan pengembangan, dengan kombinasi pendekatan deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Proses pengembangan mengacu pada model ADDIE, yang terdiri dari lima tahapan utama: (1) analisis, (2) perencanaan, (3) pengembangan, (4) implementasi, dan (5) evaluasi.
Hasil data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. 1) Uji coba produk media dilakukan dua tahap oleh ahli materi dan ahli media, hasil validasi ahli media mendapat skor rata-rata sebesar 4,9 dengan presentase 98% diklasifikasikan “sangat layak”. Adapun hasil validasi dari ahli materi mendapat skor rata-rata sebesar 4,9 dengan presentase 98% diklasifikasikan “sangat layak”. 2) subjek uji coba adalah siswa kelas II SDN 3 Magelung. Hasil uji coba terhadap siswa menunjukkan rata-rata nilai pretest sebesar 60 meningkat menjadi 89 pada nilai posttest, dengan selisih sebesar 29 poin. Peningkatan ini mengindikasikan bahwa media pembelajaran berbentuk puzzle terbukti valid dan dapat digunakan sebagai alat bantu pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas II SD pada materi tata cara salat.
Tidak tersedia versi lain