Text
Pengaruh Kualitas Tata Kelola Publik Dan Efektifitas Terhadap Minat Berzakat Di Baznas Kota Semarang
Jawa Tengah merupakan lima provinsi dengan potensi zakat tertinggi yaitu Rp
24.520.803.651.324. Sedangkan, menurut laporan BAZNAS Kota Semarang pada
tahun 2024, total penghimpunan sebesar Rp 12.279.098.231. Perbedaan antara
target dengan realisasi penghimpunan zakat ini menunjukan adanya peluang besar
untuk meningkatkan pengumpulan zakat di Kota Semarang Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis pengaruh akuntabilitas, transparansi, partisipasi, dan
efektivitas terhadap minat membayar zakat pada BAZNAS Kota Semarang.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui
penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang merupakan muzakki atau
masyarakat yang pernah berzakat melalui BAZNAS. Teknik analisis data yang
digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel partisipasi dan
efektivitas berpengaruh signifikan terhadap minat membayar zakat, masing
masing dengan nilai signifikansi 0,014 dan 0,026. Hal ini mengindikasikan bahwa
semakin tinggi tingkat partisipasi masyarakat dan semakin efektif pengelolaan
zakat oleh lembaga, maka semakin besar pula minat masyarakat untuk membayar
zakat. Sementara itu, variabel akuntabilitas dan transparansi tidak menunjukkan
pengaruh yang signifikan terhadap minat membayar zakat, dengan nilai
signifikansi masing-masing 0,109 dan 0,523.
Temuan ini memberikan implikasi bahwa untuk meningkatkan minat berzakat,
lembaga zakat perlu memperkuat efektivitas program dan meningkatkan
partisipasi publik. Penelitian ini juga memiliki keterbatasan dalam ruang lingkup
wilayah dan variabel yang diteliti, sehingga diharapkan penelitian selanjutnya
dapat mencakup faktor-faktor lain serta menggunakan pendekatan yang lebih
komprehensif.
Tidak tersedia versi lain