Text
Pengaruh Ceo Power Terhadap Pengungkapan Emisi Karbon (Studi Kasus Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2023)
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh CEO power terhadap
pengungkapan emisi karbon pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa
Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2023. CEO power dalam penelitian ini
diukur melalui tiga dimensi, yaitu kepemilikan saham oleh CEO, dualitas CEO
(jabatan ganda sebagai CEO dan ketua dewan komisaris), serta masa jabatan CEO.
Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan
dan laporan keberlanjutan perusahaan. Sebanyak 100 data observasi dipilih
menggunakan metode purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan
menggunakan regresi linear berganda yang diolah melalui SPSS versi 21.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi kekuasaan CEO memiliki
pengaruh yang berbeda terhadap pengungkapan emisi karbon. Kepemilikan saham
oleh CEO berpengaruh negatif, yang menunjukkan bahwa semakin besar saham
yang dimiliki oleh CEO, maka semakin rendah kecenderungan perusahaan untuk
mengungkapkan emisi karbon. Sementara itu, dualitas CEO tidak menunjukkan
pengaruh yang signifikan terhadap pengungkapan emisi karbon. Sebaliknya, masa
jabatan CEO ditemukan memiliki pengaruh positif, yang mengindikasikan bahwa
semakin lama CEO menjabat, semakin besar kemungkinan perusahaan
mengungkapkan informasi terkait emisi karbon. Temuan ini memberikan implikasi
penting terhadap tata kelola perusahaan dan kebijakan pengungkapan lingkungan.
Tidak tersedia versi lain